Senin, 26 Oktober 2020

TUGAS MANDIRI 2 PENGANTAR ILMU EKONOMI DAN BISNIS KAMPUS MILENIAL ITBI

 

Nama                  : Junita Simanjuntak

Kelas                  : Pagi

Jurusan                : Akuntansi

 

 

 

Pemerintah Optimistis Ekonomi Kuartal IV Tumbuh Meski Hanya 0,06%

 


Pemerintah optimistis perekonomian Kuartal IV akan mencapai zona positif, meski hanya tumbuh 0,06%. Hal ini mengingat mulai membaiknya ekonomi RI seiring didorong program Pemulihan Ekonomi Nasional.

“ Meski tetap minus pada kuartal 2020, Kuartal IV 2020 perkirakannya di rentang minus1% sampai tumbuh positif 0,4%,” Ujar Mentri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Economic Outlook 2021 : The Year of Opportunity, pekan lalu.

Airlangga memproyeksi ekonomi sedangkan sepanjang tahun ini negatif 1%. Namun, ia memperkirakan ekonomi domestik pada tahun depan mampu tumbuh hingga 5,6%. “ ni seiring dengan proyeksi berbagai lembaga Internasional  disekitar 5%,” kata dia.

Selain itu pemulihan ekonomi Indonesia juga sejalan dengan perekonomian global yang memasuki fase pemulihan. Aktivitas ekonomi global mulai meningkat seiring dengan pelonggaran Lokdown di sejumlah negara.

Dengan demikian, ia menyebut tekanan dipasar keuangan mulai mereda. Ini tercermin dari kapitalisasi saham yang meningkat, risiko investasi yang menurun, dan volatilitas pasar yang melandai.

Hal tersebut berdampak pada nilai tukar Rupiah dan indeks harga saham gabungan yang mulai putih usai penurunan tajam pada 24 Maret 2020. “ Sejalan dengan sentimen positif tersebut, Fitch telah menginformasi rating Indonesia menjadi BBB atau stable outlook pada 10 Agustus 2020.”

 

Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, IHSG telah naik 29,61% per 16 Oktober 2020 sejak 24 Maret 2020. Selain IHSG, beberapa sektor juga mencatat meningkat seperti industri konsumsi 34,15%, pertambangan 29,17%, keuangan 32,91%, perdagangan 15,42% dan industri pasar 48,14%. Kemudian, infrastruktur 20,67%,aneka industri 39,75%,pertanian 41,94%, dan properti 3,6%.

Ekonom Center Of Reform on Economic Yusuf Rendy Manilet menuturkan bahwa perekonomian RI pada Kuartal IV memang akan membaik jika dibandingkan dengan kuartal IV lainnya. “ Hanya saja proyeksi kami pada kuartal IV masih akan berada dilevel negatif dikisaran minus 2% sampai 1%,”

Perkiraan tersebut didorong oleh kasus Covid-19 yang masih belum menunjukkan tanda tanda berakhir. Dengan begitu, ini berarti, bisa saja sewaktu – waktu Pembatasan Sosial Berskala Besar akan diberlakukan kembali dan menekan aktivitas ekonomi.

Hal ini, bantuan pemerintah diperkirakan Yusuf hanya memberi dampak kecil kepada masyarakat. Sebagai contoh, kuota Kartu Pra- Kerja yang hanya disediakan untuk 5 juta orang, padahal peminatnya 30 juta orang. “ Artinya ada gap disini. Gap orang yang tidak menerima ini berpotensi tergerus daya belinya tetapi tidak mendapatkan bantuan pemerintah.”

Reaslisasi anggaran PEN baru mencapai Rp. 344,2 triliun atau 49,5% dari paku Rp. 695,2 triliun hingga 19 Oktober 2020. Dari jumlah tersebut, anggaran untuk program perlindungan sosial menjadi yang paling banyak terserap, yakni Rp. 167,08 triliun dari paku Rp. 203,9 triliun.

 

Realisasi anggaran untuk dukungan UMKM mencapai Rp.91,84 triliun atau 74,39% dari paku Rp. 123,47 triliun. Untuk dukungan insentif usaha, anggaran yang telah terserap sebanyak Rp.29,68 triliun atau 24,61% dari paku Rp. 120,61 triliun.

Sementara, realisasi anggaran untuk sektoral kementrian / lembaga dan pemerintah daerah mencapai Rp.28 triliun ataau 26,39% dari paku Rp. 106,11 triliun. Realisasi anggaran untuk program kesehatan mencapai Rp. 27,68 triliun dari paku 87,55 triliun. Adapun, anggaran untuk pembiayaan korporasi masih belum terserap sama sekali alias 0% dari paku Rp. 53,6 triliun.

 


 

Minggu, 11 Oktober 2020

TUGAS MANDIRI 1 PENGANTAR ILMU EKONOMI DAN BISNIS KAMPUS MILENIAL ITBI

Nama           : Junita Simanjuntak 
Kelas            : Pagi
Jurusan       : Akuntansi 
 
 
 
 
 
 
1.) Permasalahan ekonomi yang terjadi saat ini di Negara Indonesia yaitu ekonomi dimasa Pandemi Covid  19.
Dampak dari penyebaran Covid 19 atau Virus Corona terjadi di bidang, baik di sektor rill, bursa saham. Dan paling dirasakan berat terhadap perekonomian secara global di Indonesia, dimana mengalami pelambatan pertumbuhan, Mewabahnya Virus Corona juga berdampak anjloknya perdagangan saham. Indeks Harga Saham Gabungan telah merespot tajam, bahkan analisis Sucor Sekuritas menjelaskan IHSG bisa berkemungkinan turun dibawah level 3000 dampak lain juga berpengaruh terhadap kestabilan nilai tukar rupiah. 

Gambar 1.11 permasalahan ekonomi dimasa Pandemi Covid 19
 
 
Terganggunya pasokan bahan baku sangat mempengharui kegiatan ekonomi bagi para pelaku usaha. Karena kegiatanproduksi menjadi tidak lancar, banyak perusahaan mengalami kesulitan karena berkurangnya pendapatan sehingga tidak mampu membayar para pekerja. Sehingga gelombang PHK tidak bisa dihindari.
Akibatnya, banyak orang kesulitan mencari penghasilan, dengan demikian akan mempengharui perlambatan pertumbuhan ekonomi. Jika wabah ini semakin berlarut larut maka akan semakin mempengharui perlambatan pertumbuhan ekonomi. Berbagai dampak yang ditimbulkan dan dirasakan cukup berat adalah penurunan penerimaan pajak, terutama dari sektor perdagangan.
 
2.)   Tabel 1,11 Perbedaan antara Sistem Ekonomi Kapitalis, Sosialis dan Campuran


NO.

Ekonomi Kapitalis

Ekonomi Sosialis

Ekonomi Campuran

1

Individu bebas memilih pekerjaan bahkan menciptakan uasaha yang dipandang baik bagi dirinya.

Lebih mengutamakan kebersamaan (Kolektivitas) .

Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh Pemerintah.

2

Campur tangan Pemerintah diusahakan sekecil, mungkin yang mengatur perekonomian menjadi efisien.

Peran Pemerintah aktif.

Peran Pemerintah dan sektor swasta berimbang.

3

Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar.

Sifat Manusia ditentukan oleh pola produksi.

Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menempatkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.




3.) PERMINTAAN DAN PENAWARAN
A. Permintaan
            Permintaan adalah sejumlah barang dan jasa yang di inginkan untuk dibeli untuk memenuhi kebutuhan pada berbagai tingkat harga dan waktu tertentu di pasar. 
 
 Gambar 1.12 contoh barang permintaan konsumen
 
 
Faktor faktor yang mempengharui permintaan yakni sebagai berikut :
1.) Harga barang itu sendiri
           Hukum permintaan menjelaskan bahwa harga berpengaruh terhadap jumlah barang / jasa yang diminta.
2.) Pendapatan masyarakat
           Pada barang normal, peningkatan pendapatan akan meningkatkan jumlah barang / jasa yang diminta. Namun pada barang inferior ( misalnya nasi jagung), peningkatan pendapatan justru akan mengurangi jumlah barang / jasa yang diminta.
3.) Intensitas kebutuhan
           Semakin penting barang / jasa dalam memenuhi kebutuhan seseorang maka jumlah permintaannya akan semakin meningkat.
4.) Jumlah penduduk
           Semakin besar jumlah penduduk disuatu Negara semakin besar permintaannya terhadap barang / jasa.
5.) Selera
           Peningkatan selera pada satu jenis barang / jasa akan meningkatkan permintaan terhadap barang / jasa tersebut dibandingkan dengan jenis barang / jasa lainnya.
6.) Barang pengganti 
           Ketersediaan barang pengganti berpengaruh terhadap jumlah barang dan jasa yang diminta.

B. Penawaran
            Penawaran adalah sejumlah barang dan jasa yang tersedia dipasar untuk dijual pada berbagai tingkat harga dan waktu tertentu.
 
 
Gambar 1.13 contoh barang penawaran konsumen
 
Faktor faktor yang mempengharui penawaran:
1.) Biaya produksi 
            Tinggi rendahnya biaya produksi berpengaruh terhadap kemampuan produksi dan harga jual barang, sehingga berpengaruh terhadap jumlah penawaran.
2.) Teknologi 
            Semakin mutakhir teknologi yang digunakan maka produksi semakin efesien sehingga jumlah yang ditawarkan dapat di tingkatkan.
3.) Harapan akan harga masa depan
            jika produsen memperkirakan bahwa harga akan naik dimasa dewan, maka penawaran saat ini akan dikurangi dan barang / jasa ditimbun untuk dijual dimasa depan dengan harapan keuntungan yang diperoleh meningkat. 

       


JAWABAN UJIAN AKHIR SEMESTER 01 PENGANTAR ILMU EKONOMI DAN BISNIS KAMPUS MILENIAL ITBI

  NAMA                  : JUNITA SIMANJUNTAK KELAS                   : PAGI JURUSAN              : AKUNTANSI         1.     ...